Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Polisi Duga Aksi Teror di Indonesia Mengikuti Isu Dunia

Gambar
Polisi menemukan print out daftar vihara di markas teroris di Kampung Sawah, Ciputat, Jakarta Selatan. Diduga daftar vihara tersebut merupakan sasaran aksi teror kelompok teroris ini. Polisi menduga rencana penyerangan vihara-vihara tersebut mengikuti tren isu dunia. "Ada dampak strategis internasional dan regional. Peristiwa yang terjadi di kawasan dunia dan regional bisa berimplikasi pada kegiatan yang terjadi," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2014). Beberapa bulan lalu telah terjadi aksi teror bom di Vihara Ekayana, Tambora, Jakarta Barat. Diindikasikan ada perubahan tren penyerangan terhadap rumah ibadah, dari gereja menjadi vihara. Boy menduga kelompok teroris yang baru saja dibekuk di Kampung Sawah ini merupakan simpatisan atas isu-isu Rohingnya. Namun sayangnya aksi mereka mengarah ke hal-hal negatif. "Lahirlah kelompok simpatisan yang diiringi perbuatan membalas. Dicari target-ta...

BPJS Berlaku, Masyarakat Bebas Akses Fasilitas Kesehatan Kemhan dan TNI

Gambar
Berlakunya Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) membawa dampak layanan kesehatan yang lebih luas kepada masyarakat. Kini masyarakat umum bisa menggunakan fasilitas kesehatan milik Kementerian Pertahanan dan TNI di seluruh Indonesia. "Dengan adanya Program BPJS Kesehatan tersebut, maka mulai tanggal 1 Januari 2014 masyarakat umum dapat menggunakan fasilitas kesehatan yang dimiliki Kemhan dan TNI di seluruh Indonesia," demikian bunyi siaran pers Pusat Komunikasi Publik Kemhan yang diterima redaksi, Rabu (1/1/2014). Kementerian Pertahanan dan TNI menyambut baik berlakunya UU BPJS dan berkomitmen untuk mendukung program penting pemerintah tersebut. Sebab, program BPJS kesehatan juga memberikan kemudahan bagi Prajurit TNI dan PNS Kemhan beserta keluarganya, khususnya yang bertugas di wilayah perbatasan dan tempat-tempat yang jauh dari fasilitas kesehatan TNI. "Karena dengan Program tersebut, seluruh Prajurit TNI dan PNS Kemhan dapat memanfaatkan pelaya...

Setiap Jumat, Jokowi Larang PNS DKI ke Kantor Pakai Mobil dan Motor

Gambar
Mulai 3 Januari 2014, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta dilarang ke kantor menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Kebijakan tersebut akan berlaku setiap Jumat pekan pertama setiap bulannya. Peraturan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) DKI No. 150 tahun 2013, yang ditandatangani pada 30 Desember 2013 tentang penggunaan kendaraan umum bagi pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Jokowi menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah, para Deputi, para Asisten Sekda, inspektur, para Kepala Badan, para Walikota, Bupati Kepulauan Seribu, Kepala Dinas Kepala Satpol PP, Sekretaris DPRD, para Kepala Biro, Asisten Deputi, Sekretaris Korpri, para Direktur RSUD, Direktur RSKD, Kepala Sudin, Kepala UPT, para camat, dan para lurah, untuk menginstruksikan kepada bawahannya. "Mulai 3 Januari, mewajibkan kepada seluruh pejabat dan pegawai, agar dalam melaksanakan tugas ke tempat kerja menggunakan kendaraan umum dan dilara...

Tim Penjinak Bom Amankan Tabung Gas dari Kontrakan Terduga Teroris

Gambar
Tim Densus 88 menemukan ratusan barang bukti, termasuk bom. Salah satu bom rakitan tersebut meledak saat penggerebekan. "Ada enam bom yang kami lihat dan satu yang meledak. Kami melihat ledakannya," kata Kabiro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 1 Januari 2014. Boy menuturkan, 6 unit bom rakitan tersebut terdiri atas 3 unit bom pipa besi dan 3 unit bom pipa paralon. Selain itu, polisi menemukan ratusan barang bukti berupa enam unit sepeda motor. Satu di antaranya merupakan sepeda motor yang dirampas saat penembakan polisi di Pondok Aren dan 5 sepeda motor yang tengah dicek. "Ada juga hasil rampasan di daerah lainnya. Motor Supra B6620 SPS diganti dengan B6516 BGE," kata dia. Dia menambahkan, ditemukan juga uang Rp200 juta dalam bentuk pecahan sebesar Rp50-100 ribu yang disimpan di beberapa tas. Ada juga bahan kimia, urea, black powder, alat solder, dan rangkaian elektronik. Adanya bahan peleda...